Seperti tak mau kalah dari google dengan Google+nya dan facebook, microsoft akhirnya ikut juga mencicipi jejaring sosial ini. Saya sebut mencicipi karena memang socl, jejaring besutan microsoft ini masih dalam tahap uji coba. Dan pada artikel ini saya akan mereview seluruh seluk beluk socl ini, mulai dari awal pendaftaran sampai fitur-fitur di dalamnya.
Apa itu socl
Seperti saya sebutkan sebelumnya, bahwa socl (Singkatan dari Social) ini tidaklah berbeda dengan jejaring sosial sebelumnya, namun ketika anda membuka homepage socl, anda dapat menemukan pernyataan berikut :
So.cl is a research experiment for students focused on combining web browsing, search, and social networking for learning
Cukup membuat penasaran bukan, namun secara konsep hampir sama dengan google+, kolaborasi antara fitur-fitur google mulai dari searching, email, jejaring sosial dan lain sebagainya. Namun tentunya socl sendiri akan menggunakan bing dari microsoft sebagai mesin pencarinya.
Pendaftaran

Jika anda ingin mencoba socl, anda dapat mendaftar dialamat http://so.cl, disana anda akan menemukan dua buah tombol sign-up dengan account facebook atau Windows live. Saya coba dengan account facebook, dan yang terjadi adalah error dengan pesan over capacity dan pendaftaranpun tidak berlangsung mulus. pada akhirnya saya mendapat email invitation dari socl untuk kembali mendaftar. Mungkin hal ini disebabkan sistem socl yang masih belum stabil. Atau mungkin saja pendaftaran berdasarkan undangan seperti g+ dulu dan ternyata memang seperti itu.
Dashboard
Ketika anda success login ke dalam socl anda akan dibawa kehalaman dashboard. Sejauh ini desain socl sangat menarik, simple dengan sedikit bumbu animasi layaknya pada windows phone 7 atau ui Metro. Masih sepi dengan widget tidak seperti facebook atau google+ dikarenakan masih percobaan.

One box two actions
Satu kotak dua aksi, bisa untuk mencari sesuatu, atau mengupdate status anda. Yang unik adalah ketika anda mencari sesuatu dan anda set secara public, teman anda akan mengetahui apa yang sedang anda cari.

Namun jika anda menginginkan privasi, anda tinggal klik tombol dengan icon dunia, sehingga menjadi icon gembok, dengan begitu apa yang anda cari tidak akan ditampilkan di stream.

Yang unik adalah, ketika hasil pencarian anda ditampilkan, anda dapat mengklik salah satu item hasil pencarian, untuk dibagikan lewat status anda. Mungkin saya bisa sebut konsep ini dengan nama “Search & Share”, cari dan bagikan

Untuk mengupdate Status, Klik icon balon suara yang berada disebelah kanan icon luv. ini akan mengubah kotak tersebut menjadi kotak untuk mengupdate status.

Like vs +1 vs : )
Jika facebook, terkenal dengan tombol like (jempol), dan Google+ terkenal dengan tombol PlusOne (+1) nya. lalu socl menggunakan simbol emoticon : ) (saya bingung harus menyebutnya apa, namun pada teks yang muncul adalah like sama halnya dengan facebook).

Following dan Follower
Konsep pertemanan di socl sepertinya mengacu pada twitter yaitu following dan follower. Pertamakali anda masuk, anda akan diberi saran untuk mem-follow beberapa orang, sama halnya seperti pertamakali anda mendaftar di twitter.

Nonton Bareng a la socl
Mengadopsi fitur Google+, hangout. socl juga menyediakan fitur nonton bareng (Video Party) yang bisa diakses dari sidebar kanan. Anda bisa menambahkan playlist video yang ingin ditampilkan dari hasil pencarian.

Andapun dapat mengobrol dengan teman nonton anda lewat box yang disediakan di sebelah kanan.
Halaman Profile
Desain halaman profile socl, mengingatkan saya pada desain facebook sebelum time line, hampir sama. Namun ada beberapada desain google+ yang saya temukan juga. Seperti notification box, penempatan tombol dibawah profile dan masih banyak lagi.

Notification
Notification box, tempat informasi pesan atau notifikasi terdapat di kanan atas, seperti halnya Google+ dan facebook. Link pengaturan akun pun dapat anda temukan disana.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, socl sangat menyenangkan untuk digunakan. fitur seperti pencarian dan cara untuk berbagi dengan konsep “Search & Share” sangat menyenangkan. Pengaturan tata letak fiturpun sangatlah mudah digunakan. Saya bahkan tidak perlu mencari-cari jika ingin melakukan sesuatu. Sampai saat ini tidak ada fasilitas untuk chatting mandiri seperti halnya facebook atau g+, fasilitas chatting bisa ditemukan ketika “nonton bareng”. Meskipun banyak fitur-fitur hasil “copy” dari jejaring sosial pendahulunya namun, socl telah mendapatkan perhatian saya dengan sentuhannya.
social network, socl