3 Tips Agar Desain Anda Menarik

Bagi seorang pemula, terkadang detail-detail dalam desain pun sering terlupakan yang pada akhirnya membuat hasil karya mereka kurang Menonjol atau kurang eye catching, namun pemberian detail yang berlebihanpun akan mengurangi keindahan dari suatu desain.

Kali ini, saya akan berbagi Tips untuk memecahkan masalah tersebut. Tips agar desain anda, baik itu logo, banner, web atau apapun terlihat lebih Pop-Up dan lebih eye-catching. Sebenarnya teknik ini telah diterapkan pada tutorial “Membuat Tombol Cantik“, namun saya masih ingin berbagi lebih :). Sudah siap? Yuk kita mulai.

Gradient

Kita mulai dengan Gradient, atau gradasi warna. Ya, agar warna background yang digunakan dalam desain anda tidak terlalu Flat, ada baiknya kita menambahkan Gradasi warna, namun saya sarankan untuk menggunakan warna yang tidak terlalu jauh. Gunakan warna yang dekat agar gradasi yang dihasilkanpun halus. Perhatikan contoh penggunaan gradasi berikut disertai dengan parameter Gradient Overlay pada photoshop.

Penggunaan Gradasi

Pemberian gradasi akan memberikan kesan yang berbeda dibandingkan dengan yang tanpa gradasi (Contoh Pertama), namun Gradasi yang menggunakan warna terlalu jauh juga akan mengurangi keindahan dari suatu objek. Tapi, kadangkalah penggunaan gradasi dengan warna yang terlalu jauh juga bisa menarik perhatian jika kita dapat memadupadankannya dengan objek lainnya.

Contoh Gradasi - Gambar oleh Zutto

Texture

Pemberian Texture pada desain pun akan memberikan karakteristik tertentu pada desain. Saya sering menggunakan texture Noise pada background, karena background akan terlihat lebih hidup dan tampak elegan. Jika anda perhatikan background di blog saya ini, anda akan melihat bercak-bercak halus.

Contoh Penggunaan Tekstur

Andapun dapat menggunakan tekstur-tekstur lain selain Noise, bisa Kertas, Kain, Kulit atau apa saja. Sedangkan untuk penggunaannya anda tinggal menempatkan tekstur tersebut di atas objek yang ingin anda beri tekstur, dan set Blending Mode menjadi Multiply dan turunkan nilai Opacitynya.

Blending Mode

Berikut contoh penggunaan texture, baik pada background, Typografi atau pada objek lainnya.

Contoh Tekstur
Contoh Tekstur

Shadows

Pemakaian Shadow atau bayangan (baik itu Drop Shadow atau Inner shadow ) akan memberikan efek 3d pada suatu objek, selain dari itu objek akan terlihat menonjol. Namun terkadang banyak yang menggunakan Shadow ini secara berlebihan, sehingga merusak suatu desain. Ada baiknya bermain dengan sedikit shadow, shadow yang halus namun cukup mempertegas suatu objek.

Shadow

Jika diperhatikan dengan seksama, Drop shadow akan memberikan efek seolah-olah teks tersebut melayang sehingga menciptakan bayangan di bawahnya. Sedangkan Inner Shadow memberikan kesan teks seperti menjorok ke dalam (Letter Press).

Shadow

Kesimpulan

Yup, itu saja. Walaupun sedikit tapi teknik tersebut akan membuat desain anda lebih Pop-Up alias menonjol. Untuk contoh kasus anda dapat membaca tutorial “Membuat Tombol Cantik“, disana saya berikan contoh penggunaan teknik-teknik yang saya jelaskan di atas, mulai dari Gradient, Teksture dan Shadow. Anda punya teknik lainnya? Tuliskan pada box komentar di bawah :).

Sumber Inspirasi

Penulisan Artikel ini terinspirasi oleh http://www.blog.spoongraphics.co.uk Pada artikel 20 High Quality Free Fonts Every Design Should Own. Dalam memberikan contoh Font, digunakan teknik-teknik tersebut diatas sehingga lebih menarik. 🙂

Category PhotoshopTag , , , ,

6 Komentar untuk “3 Tips Agar Desain Anda Menarik

Tinggalkan Komentar Anda