Dasar-dasar mewarnai gambar hasil scan dengan photoshop

Bagaimana cara mewarnai gambar yang telah di scan di Photoshop? sulitkah atau malah sangat mudah?

Screenshot

Pada Tutorial kali ini saya akan membahas hal tersebut, semoga tutorial ini dapat membantu anda dan bermanfaat. untuk mewarnai sebuah gambar kasar, manual hasil scanning maka ada beberapa trik yang dapat anda terapkan, pertama-tama download sulu sketsa disini.

1. Inking

pertama kali anda harus mengerti apa itu inking. inking adalah proses dimana sebuah gambar kasar kita perjelas dengan garis-garis tegas dan tebal. anda dapat melakukannya dengan Spidol di gambar manual anda kemudian di scan. atau anda dapat menscan gambar kasar anda kemudian proses inking dilakukan di photoshop. untuk melakukan inking di Photoshop kita bisa menggunakan Pen Tool. tetapi kali ini saya tidak akan membahas hal tersebut berhubung cara ini lumayan sulit dan perlu penguasaan Pen Tool. beda lagi certanya jika anda mempunyai Tablet (mouse Pen) anda akan mudah melakukan proses inking dengan device tersebut, hasilnya pun memuaskan. setelah sketsa anda scan silahkan atur level kecerahannya dengan menekan Ctrl + L dan atur kecerahaanya.. pastikan tingkat contrast tiap outline sangat jelas. rapihkan outline-outlinenya jangan sampai ada yang “bocor” karena kita akan menggunakan Magic wand tool untuk menyeleksi.

7-25-2010-8-45-22-PM

2. Coloring

Pada tahap kedua inilah, kita akan memberikan warna pada gambar. ubah background yang berisi gambar sketsa menjadi layer (Klik dua kali pada background di palet layer dan berikan nama layer misal Sketsa kemudian OK)

back-to-layer

ubah blend mode menjadi Multiply.

Blendmode

Selanjutnya buatlah layer baru di bawahnya. satu pertanyaan yang muncul : “Loh kok di bawahnya? kan layer diatasnya ada sketsa? nanti layer yang di bawah tidak kelihatan dong?”, jawabannya sederhana. langka sebelumnya kita mengubah blend mode layer menjadi Multiply. ini akan membuat sketsa menjadi “semi-transparant” sehingga layer dibawahnya tidak akan tertutupi. pada layer ini kita akan menggunakannya sebagai layer warna. jadi gambar sketsa kita tidak akan rusak atau tercorat coret oleh warna karena warna gambar kita pisahkan di layer ini (sebaiknya beri nama layer ini dengan warna dengan mengklik 2 kali pada nama layernya). pastikan layer Sketsa terpilih, kemudian dengan Magic Wand Tool klik pada bagian yang akan di beri warna, pada kasus ini i-bitV mengklik bagian tubuh, karena areanya terpisah-pisah anda dapat menambahkan seleksi sambil menekan tombol Shift dan mengklik pada area kulit lainnya.

selected

Kemudian aktifkan layer warna, karena kita akan memberikan warna pada layer ini. pilih warna kulit dengan menset foreground dengan mengklik dua kali dan memilih warna kulit misalnya #faf8e0.

7-25-2010 9-06-02 PM

setelah warna kulit ditentukan, tekan kombinasi tombol Alt + Delete untuk memberikan warna pada seleksi.

skincolored

lakukan langkah tersebut untuk mewarnai bagian lainnya. ingat untuk membuat seleksi aktifkan Layer Sketsa, dan untuk mewarnai aktifkan Layer warna. berikut hasil akhir i-BitV

allcolored

jika ada area yang terlewat seperti berikut.

terlewat

anda dapat mewarnainya secara manual dengan Brush Tool (B)




3. Shading

Shading berasal dari kata Shadow yang berarti bayangan. sedangkan shading adalah proses peletakan bayangan pada suatu gambar sehingga memberikan kesan realistik dan 3D. pemberian Shading harus sesuai dengan arah cahaya, misalnya cahaya datang dari arah kiri atas maka pada area area tertentu akan menjadi gelap. untuk melakukan shading ada dua teknik yang pertama secara manual dengan menggunakan Brush Tool (B) yang kedua dengan layer Adjustment.

Teknik Pertama

Teknik pertama anda akan menggunakan Brush Tool untuk proses Shading. caranya kita buat terlebih dahulu layer baru dan beri nama Bayangan posisikan layer ini di atas layer warna. pertama-tama kita akan memberikan bayangan di area tubuh. pilih warna yang lebih tua dari warna kulitnya misalnya e9e6c3. perhatikan hasil shading berikut.

shaded
shadow-layer

Teknik kedua

teknik kedua kita akan menggunakan layer Adjustment. pertama-tama anda buat seleksi pada area yang akan diberi bayangan dengan menggunakan Lasso Tool atau Poligonal Lasso Tool. seperti berikut.

shadowselected

kemudian pada palete layer pilih tombol “Create new fill or Adjustment layer” dan pilih level.

adding adjustment

kemudian pada Levels Dialog atur dengan menggeserkan panah dibawah grafik ke kanan untuk mengubahnya menjadi gelap. anda juga dapat melihat previewnya langsung.

Levels

dan hasilnya sama saja dengan teknik pertama, cuman cara ini lebih efektif dengan satu kali seleksi dan penambahan layer adjustment anda akan mendapatkan shading yang baik.

shaded7-25-2010 9-42-35 PM

agar shading menjadi halus anda dapat memberikan filter gaussian Blur pada layer shading. pertama-tama anda klik terlebih dahulu pada thumbnail mask (gambar kecil berwarna hitam) dan berikan filter gaussian blur beri nilai 2 untuk radius. Jika ada warna yang keluar dari area sketsa anda dapat menhapusnya dengan menggunakan Brush Tool berwarna hitam dan klik Thumbnail mask (gambar thumbnail berwarna hitam disamping nama layer) dan menyapukannya pada area yang keluar tadi. baik teknik satu atau dua keduanya perlu penguasaan dalam menggunakan Brush Tool atau Lasso Tool untuk membuat seleksi. perbanyaklah latihan untuk melancarkan penggunaan tool-tool tersebut.

Category PhotoshopTag

19 Komentar untuk “Dasar-dasar mewarnai gambar hasil scan dengan photoshop

    1. Yup… makasih dah berkunjung…
      memang mengasyikkan, semua ilustrasi di blog ini seperti link, Follow Us Twitter, Become Fans Facebook yang terdapat di sidebar, dan ilustrasi di halaman about, adalah contoh lain dari teknik ini…

  1. Wew.. jadi kepengen scanlasi lagi.. tapi pake warna.. mantabs kayaknya.. kursus programming-nya lanjutin bro.. baca pdf mah beda rasa..

  2. aduh sayang gambarnya kurang sopan. tadinya mo kasih info ini untuk anak saya yang masih SD, jadi batal. padahal kan banyak gambar yang lain yang lebih sesuai untuk segala umur. padahal disini banyak ilmunya.
    ck. sayang sekali.

    1. Kami mohon maaf atas ketidaknyamananya pak, sebenarnya artikel ini adalah hasil import dari blog penulis beberapa tahun lalu.

      Insya Allah dalam waktu dekat penulis kami akan ubah isi contentnnya agar dapat diterima segala umur :).

      Untuk sekarang klik like button, atau berlangganan via email agar bapak tidak ketinggalan artikel kami selanjtunya.

  3. Artikel yang menarik untuk teknik yang butuh kesabaran 🙂

    Kalo boleh nambahin, teknik ini sepertinya juga bergantung ke preferensi desainer masing-masing. Contoh, kebetulan untuk saya, dalam hal mewarnai gambar seperti yang dijabarkan di artikel ini, sampai saat ini menggunakan Adobe Illustrator lebih memudahkan dan cukup nyaman dalam hal kebebasan mengontrol result yang diinginkan.

    Anyway, artikelnya cukup membantu bagi yang ingin memulai belajar mewarnai. Cheers 🙂

Tinggalkan Komentar Anda